By Wulan Dewi

November 29, 2018

November 29, 2018 0
Setiap manusia nggak akan pernah luput sama kesalahan dan saya mengakui itu, artinya saya pun punya banyak kesalahan. Entah kesalahan  yang mana membuat saya akhirnya harus menghadapi perkara ini.

Betapa sebelumnya saya nggak pernah semarah ini dengan orang lain. Kesal dan benci menyeruak didada. Panas. "Ada ya manusia kayak dia?" kalimat ini sampai muncul kepermukaan saking saya herannya.

September 07, 2018

Jumat, 7 September 2018

September 07, 2018 0
"rain, rain go away..."

Saat ini sedang di KRL, gue sedikit iri dengan anak kecil yang daritadi menyanyikan lagu itu, betapa hidupnya tidak penuh dengan beban. Duduk, menikmati perjalanan kereta, bicara ngalor ngidul dengan ibunya sambil tertawa, dan pergi ketempat yang dia tidak tahu dan hanya tahu bahwa itu menyenangkan. Ah, iri sekali.

November 01, 2017

Tentang Kepekaan

November 01, 2017 0
Akhir-akhir ini saya begitu tempramen, alasannya adalah karena pekerjaan. Saya baru saja lulus S1 di bulan September 2017 kemarin, hingga hari ini artinya sudah genap dua bulan saya belum juga dapat kerjaan alias menganggur. Saya jadi begitu tempramen dan sensitif, apalagi kalau pembicaraannya mengarah ke soal pekerjaan. Parahnya lagi kalau udah ngobrol sama pacar, emosi bisa merembet kemana-mana. Apa-apa bisa dijadiin alasan untuk marah atau kesel. Dari sini kelihatan sifat asli pacar kaya gimana buat menghadapi kita yang lagi ada masalah. Yang paling kelihatan sih soal kepekaan.

Coba deh pikirin lagi buat orang-orang yang mau bangun hubungan, apakah kita sudah cukup peka atau belum? Bangun hubungan nggak cukup dengan sayang. Peka itu nggak dibangun bersamaan dengan kita bangun hubungan, intinya peka itu nggak cuma sama pacar. Coba lihat, sama sekelilingnya udah peka belum? Sama keluarga? Teman? Kalau sama yang terdekat aja rasa peka nggak ada, jangan harap bisa peka juga sama pacar.

Karena peka itu ada dari kebiasaan. Kalau pacar nggak peka, ketahuan deh pacar kita juga nggak peka sama sekelilingnya. Surprise!

Karena peka itu baik. Peka-lah ke semua orang yang kamu sayang.